Jakarta (ANTARA News) - Dua pegulat Indonesia Muhammad Aliansyah dan Hasan Sidik yang turun di nomor grego putra kelas 67 kg dan 60 kg gagal menyumbang medali dari cabang olahraga gulat Asian Games 2018.

Pada laga di Assembly Hall, JCC Jakarta, Selasa, kedua pegulat andalan tuan rumah tersebut harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Asa meraih emas sebenarnya sempat terbuka saat Aliansyah menang di babak perdelapan final usai mengalahkan Myong Chol Kim asal Korea Utara di nomor grego putra kelas 67 kg.

Namun, saat babak perempat final menghadapi Zhang Gaoquan asal China, ia harus mengakui keunggulan lawannya dan menyerah 0-7 di poin teknikal dan 0-3 di poin klasifikasi.

Di kelas lainnya, di 60 kg, Hasan Sidik yang di pertarungan babak perdelapan final kalah melawan Shinobu Ota asal Jepang, sempat masuk di babak repechage untuk memperebutkan medali perunggu.

Tapi, meski didukung suporter tuan rumah, pegulat asal Jawa Timur itu kembali menelan kekalahan yang kali ini harus dipaksa mengakui keunggulan Mehrdad Mardani asal Iran.

Melawan Shinobu Ota, ia kalah 0-8 di poin teknikal dan 0-4 di poin klasifikasi hanya dalam kurun waktu 53 detik, sedangkan melawan pegulat Iran kalah 0-9 di poin teknikal dan 0-4 di poin klasifikasi.

Kegagalan kedua pegulat Indonesia hari ini maka menutup kesempatan untuk menyumbang medali pada hari ketiga pelaksanaan cabang olahraga gulat.

Sebelumnya, pada hari yang sama juga turun dua pegulat putri Indonesia di nomor gaya bebas kelas 68 kg dan 60 kg dan 76 kg melalui Desi Sinta serta Ridha Wahdaniyaty Ridwan, tapi juga kandas di babak awal.

Dengan demikian, secara keseluruhan sudah 14 pegulat Indonesia berlaga dan semuanya masih meraih hasil yang jauh dari harapan.

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018