Atlet wushu Samuel Marbun mengamankan medali perak Asian Games 2022 dari nomor sanda 65 kilogram putra setelah kalah 0-2 dari atlet Iran Afshin Salimi Toupghara pada pertandingan final, Kamis.
 
Meski menelan kekalahan pada laga yang digelar di Xiaoshan Guali Sports Centre, Hangzhou, Samuel tetap merasa bangga dengan pencapaian yang didapat pada Asian Games perdananya tersebut.
 
"Mungkin kali pertama saya bermain di Asian Games ya jadi belum terlalu lepas. Ke depannya kalau dikasih rezeki saya pasti belajar dari ini dan berikan yang terbaik lagi di next, berikutnya," kata Samuel saat ditemui di mixed zone arena pertandingan wushu seusai upacara penghormatan pemenang.
 
Samuel bermain agresif pada ronde pertama, namun hal itu belum cukup untuk memberinya poin maksimal bahkan pada ronde kedua, ia sempat terjatuh karena terkena tendangan ke arah kepala.
 
"Semalam kami sudah evaluasi lawan tapi evaluasi kami agak meleset dengan evaluasi semalam," ucap Samuel yang juga meraih medali perak pada SEA Games 2023 tersebut.

Baca juga: Atlet wushu Tharisa menangi medali perunggu meski kalah di semifinal
 
"Kami sudah fokus nih lawan kami gerakannya begini, kami harus antisipasi begitu. Ternyata berubah gerakannya jadi yang lain gitu," tambahnya.
 
Dengan tambahan medali perak dari Samuel, maka cabang olahraga wushu total telah menyumbangkan satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.

Hal itu membuat wushu menjadi cabang olahraga penyumbang medali terbanyak peringkat kedua bagi Indonesia setelah menembak pada Asian Games 2022.

Baca juga: Samuel Marbun lolos ke final sanda 65kg putra Asian Games 2022
Baca juga: Saling dukung di kalangan atlet wushu berbuah perunggu bagi Seraf Naro

Pewarta: A080
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2023