Jakarta (ANTARA News) - Federasi Hockey Indonesia (FHI) berharap tim nasional hoki lapangan putra dan putri bisa tampil mengejutkan di Asian Games 2018 meski tidak diunggulkan.

"Kalau ada kejutan artinya ada kemungkinan meraih medali," ujar Sekretaris Jenderal FHI Yasser Arafat kepada Antara di Jakarta, Rabu.

Yasser sendiri sadar, cabang olahraga hoki lapangan Asian Games 2018 diikuti oleh negara-negara dengan timnas hoki lapangan terbaik di Asia bahkan dunia.

Indonesia tampak "kecil" di hadapan tim-tim hoki lapangan putra peringkat 15 besar dunia versi Federasi Hoki Internasional seperti India, Malaysia, Pakistan dan Korea Selatan.

Selain itu di sektor putri, ada tim-tim papan atas dunia seperti China, Korea Selatan, India dan Jepang.

"Mendapatkan medali di Asian Games memang sangat berat. Namun, melihat kekompakan dan semangat timnas baik putra maupun putri, mudah-mudahan ada kejutan," tutur Yasser.

Demi menampilkan yang terbaik di Asian Games 2018, timnas hoki lapangan menjalani pemusatan latihan (TC) di Malaysia, sekaligus menunaikan beberapa laga uji coba.

Pada akhir Juli 2018, timnas putra dan putri juga direncanakan menjalani TC di Korea Selatan atau China demi menajamkan performa.

Timnas putra dan putri hoki lapangan pun untuk pertama kalinya dipimpin oleh pelatih asing, yaitu Lim Chiow Chuan yang berasal dari Malaysia.

Lim pernah menjadi asisten timnas hoki Malaysia dan semasa aktif merupakan pemain timnas hoki lapangan Malaysia di Olimpiade 1992 di Spanyol. 

Baca juga: Timnas bola basket putri masih perlu asah serangan
Baca juga: Performa timnas hoki terus membaik
Baca juga: Tarian budaya Asia sambut perpaduan api Asian Games

Pewarta: Michael Teguh Adiputra S
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018