jakarta  (ANTARA News) - Tim nasional sepak bola putri Indonesia mengetahui gambaran kekuatan Maladewa, lawan pada laga perdana mereka di Grup A Asian Games XVIII 2018, dari Rani Mulyasari dan Maulina Novryliani, kata penyerang sayap timnas putri Zahra Musdalifah.

Menurut Zahra, hal itu karena Rani dan Maulina pernah bermain di klub futsal Maladewa pada tahun 2015.

"Rani dan Maulina bilang, pemain sepak bola putri di Maladewa cukup bagus, tetapi tidak sampai seperti di Vietnam, Myanmar," ujar Zahra di Jakarta, Kamis (9/8).

Pesepak bola berusia 17 tahun itu melanjutkan, pandangan dari kedua rekannya tersebut cukup berarti sebab timnas sepak bola putri Maladewa merupakan skuat baru.

Kondisi tersebut membuat permainan Maldewa sukar terpantau dan timnas putri Indonesia tidak memiliki video untuk dianalisis lebih lanjut.

"Jadi kami sulit melihat cara mereka bermain," tutur Zahra.

Meski demikian, timnas putri Indonesia merasa yakin bisa mendapatkan hasil maksimal kontra Maladewa.

Adapun di Asian Games 2018, timnas putri Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Taiwan dan Maladewa.

Skuat putri Garuda akan mengawali kiprahnya pada Kamis (16/8) menghadapi Maladewa di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, mulai pukul 18.30 WIB.

"Target pribadi saya, ingin membawa timnas sampai ke final. Namun, bisa lolos dari babak grup saja akan membuat saya sangat senang," tutur Zahra, sembari menyebut bahwa Korea Selatan merupakan lawan terberat Indonesia di Grup A. (M054).

Baca juga: Timnas sepak bola putri Indonesia benahi penyelesaian akhir

Baca juga: Pelatnas sepak bola putri Asian Games di Palembang

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018