Bekasi, Jawa Barat (ANTARA News) - Pelatih tim nasional sepak bola U-23 Indonesia Luis Milla mengakui bahwa dua pemain senior di timnya, Alberto "Beto" Goncalves dan Stefano Lilipaly merupakan pemain penting di skuatnya yang berlaga di Asian Games 2018.

"Mereka berdua merupakan pemain penting dalam skema serangan tim," ujar Luis Milla di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/8) malam.

Milla menyebut, kedua pemain di atas memiliki kemampuan untuk bermain dengan tajam dalam intensitas yang tinggi.

Hal itu dibuktikan Beto dan Lilipaly di Asian Games 2018. Dari tiga pertandingan yang telah dijalani timnas U-23 Indonesia di Grup A sepak bola putra Asian Games 2018, Beto sudah mencetak tiga gol, sementara Stefano Lilipaly menorehkan dua gol.

Dengan total Indonesia telah mengoleksi delapan gol di tiga laga tersebut, artinya Beto dan Lilipaly menyumbangkan lebih dari 62 persen gol timnas U-23 Indonesia.

Tetapi, tidak seperti Lilipaly yang bermain penuh di tiga laga Asian Games 2018, Beto sendiri sejatinya hanya bermain di dua laga timnas U-23 yakni ketika mengalahkan Chinese Taipei 4-0, Minggu (12/8), di mana dia membuat satu gol dan menaklukkan Laos 3-0, Jumat (15/8), kala pemain naturalisasi dari Brazil ini menorehkan dua gol.

Meski demikian, Luis Milla menegaskan bahwa sulit untuk menurunkan Beto dan Lilipaly secara bersamaan di setiap pertandingan Asian Games 2018 yang berjalan dalam jadwal padat.

Milla menyebut, memang itu tidak masalah untuk Lilipaly yang dalam usia 28 tahun secara fisik berada di puncak performa. Namun lain halnya dengan Beto yang sudah berusia 37 tahun.

"Kami harus menjaga Beto agar dia selalu bugar dan fit untuk bermain. Kami mesti tahu bagaimana cara mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Jika dia bermain penuh hari ini, misalnya, sulit untuk menurunkannya di laga yang digelar hanya dua hari berikutnya. Itulah mengapa saya tidak memainkannya di laga kontra Palestina, Rabu (15/5), yaitu agar dia dapat berlaga melawan Laos," tutur pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

Khusus untuk Lilipaly, Milla mengatakan dirinya terkadang harus menginstruksikan gelandang keturunan Belanda itu untuk tidak berlari terlalu banyak.

"Seperti saat menghadapi Laos, saya sempat meminta dia untuk tidak terlalu banyak berlari. Sebab dia harus menyimpan tenaganya untuk laga kontra Hong Kong," ujar dia, sembari berharap di laga-laga berikutnya Beto dan Lilipaly tetap bugar agar bisa diturunkan secara reguler.

Terkini, tim nasional U-23 Indonesia berhasil menaklukkan timnas U-23 Laos dengan skor 3-0 dalam pertandingan lanjutan Grup A cabang olahraga sepak bola putra Asian Games XVIII 2018 di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/8).

Gol-gol Indonesia di laga tersebut dicetak oleh Alberto Goncalves (di menit ke-14 dan 47) serta Ricky Fajrin di menit ke-75.

Kemenangan itu membuat Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari tiga pertandingan dan membuka peluang untuk lolos ke babak 16 besar.

Di klasemen, persis di atas Indonesia ada Hong Kong yang berpoin tujuh dari tiga pertandingan, sementara puncak klasemen digenggam oleh timnas U-23 Palestina yang mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan dan sudah dipastikan lolos ke babak perdelapan final.

Adapun Indonesia bisa lolos dari penyisihan grup sebagai peringkat pertama Grup A jika berhasil menaklukkan timnas U-23 Hong Kong di laga terakhirnya di Grup A yang digelar pada Senin (20/8) di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, mulai pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Kemampuan menyerang-bertahan dengan baik, kunci kemenangan Indonesia atas Laos
Baca juga: Hong Kong Janjikan performa terbaik hadapi Indonesia

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018