Jakarta (ANTARA News) - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Hilmar Farid mengatakan Asian Games 2018 menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan Indonesia pada dunia.

"Entah berapa tahun lagi kita jadi tuan rumah lagi,  jadi ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia itu mampu," kata Hilmar kepada Antara usai konferensi pers Orkestra Orquesta de Camara de Siero (OCAS) Menggelar Konser Penutup Vinculos untuk Indonesia, Jakarta, Sabtu.

Hilmar menuturkan jika pada 1962, Indonesia mampu menyelenggarakan Asian Games dengan sukses secara teknis dan berhasil meraih posisi kedua dengan perolehan 11 medali emas, 12 perak dan 28 perunggu pada kompetisi olahraga itu, maka pada Asian Games 2018 kali ini, Indonesia harus menunjukkan prestasi yang lebih baik lagi dibandingkan pada 1962.

"Mestinya sekarang ini dengan segala kelebihan yang kita punya dibandingkan tahun 1962, kita harus lebih baik lagi," tuturnya. 

Dia mengatakan seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan sepenuhnya bagi atlet-atlet yang berlaga di Asian Games ke-18 untuk meraih keberhasilan dalam rangka mengharumkan nama bangsa di mata dunia.

Asian Games 2018 diadakan pada 18 Agustus-2 September di Palembang, Sumatera Selatan dan Jakarta.

"Saya yakin dengan atlet-atlet kita yang sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari bahwa mereka akan menunjukkan kemampuannya seoptimal mungkin, sekuat mungkin dan Insyallah kalau misalnya semuanya baik, maka bisa mencapai prestasi seperti yang kita harapkan bersama," tuturnya.

Dia berharap penyelenggaraan Asian Games ke-18 itu akan berlangsung dengan sukses dan menjadi kesempatan bagi Indonesia menoreh prestasi yang lebih banyak lagi.

Jumlah total atlet dari 45 negara yang mengikuti Asian Games 2018 adalah 11.478 atlet pada 40 cabang olahraga.

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018