Jakarta (ANTARA News) - Kontingen Indonesia pada cabang olahraga anggar diperkuat 24 atlet yang akan berlaga pada ajang Asian Games ke-18 tahun 2018.
 
"Tim Indonesia di cabang olahraga anggar di perkuat 24 atlet. Keseluruh atlet tersebut merupakan hasil dari seleksi pelatihan nasional dalam menyongsong perhelatan olahraga empat tahunan tersebut," kata pelatih cabang olahraga Anggar Andi Sukmawan di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan ke-24 atlet tersebut akan mengikuti semua kelas pertandingan, yakni floret, sabel, serta degen untuk putra dan putri.

"Untuk di kelas floret putri menurunkan empat atlet, di kelas putra empat atlet. Begitu juga di kelas sabel masing-masing putra dan putri empat atlet. Sedangkan di kelas degen juga sama, yakni masing-masing empat atlet," ucapnya.

Di tanya mengenai peluang tim Indonesia, kata Andi pihaknya berharap dapat mempersembahkan medali dalam pertandingan tersebut.

"Atlet kami sudah melakukan beberapa persiapan, sebelum perhelatan Asian Games kali ini. Dan Atlet yang bertanding tersebut sudah berdasarkan seleksi cukup ketat pada pusat pelatihan nasional (pelatnas)," ucapnya.
 
Anggar adalah ilmu beladiri menggunakan senjata yang berkembang menjadi seni budaya olahraga ketangkasan dengan senjata yang menekankan pada teknik kemampuan seperti memotong, menusuk atau menangkis senjata lawan dengan menggunakan keterampilan dalam memanfaatkan kelincahan tangan. 
 
Dalam artian lebih spesifik, anggar adalah satu satu cabang olahraga yang diajarkan di sekolah-sekolah Eropa pada masa lalu dalam melatih keahlian dalam menggunakan senjata tajam yang akhirnya menjadi salah satu olahraga resmi di Olimpiade.

Baca juga: Juara Olimpiade 2016 incar emas anggar Asian Games

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018