Jakarta (ANTARA News) - Semalam, kontingen dari 45 negara berparade di stadion Gelora Bung Karno pada pembukaan Asian Games 2018 ditemani para pembawa papan nama negara yang mengenakan kostum megah terinspirasi burung Garuda.

Kostum itu dibuat oleh Dynand Fariz, pelopor Jember Fashion Carnaval yang karyanya sudah dipakai di berbagai kontes kecantikan.

"Saya terinspirasi lambang negara Indonesia, Garuda," kata Dynand saat dihubungi Antara, menjelaskan inspirasinya dalam membuat kostum tersebut.

Baca juga: Cerita di balik kemegahan pembukaan Asian Games 2018

Baca juga: Kilau energi Asia memancar dari GBK


Para pembawa plakat tampil mencolok dengan sayap-sayap emas yang terkembang. Nama negara terpampang di bagian tengah atas, menghubungkan kedua sayap.

Dynand menyiapkan kostum-kostum itu selama tiga bulan.

Kostum bertema serupa pernah ia ciptakan untuk mengantar Puteri Indonesia 2016, Kezia Warouw bertarung di ajang pemilihan ratu sejagat, Miss Universe 2016.

Baca juga: "Garuda" akan antarkan Puteri Indonesia 2016 bertarung di Miss Universe

Karya Dynand sudah meraih berbagai penghargaan, termasuk di ajang Miss Grand International 2016 di Las Vegas dan Miss Tourism International 2016 di Malaysia.
 
Arsip. Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua kiri) dan Istri Poni Iravati (kanan), Bupati Jember Faida (kiri) dan Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Dynand Fariz (kedua kanan), melambaikan tangan saat menghadiri acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17, di Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). Arief Yahya menyebut Kabupaten Jember sebagai Kota Karnaval yang menjadi destinasi wisata karnaval di Indonesia. (ANTARA FOTO/Seno)

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018