Jakarta (ANTARA News) - Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang dijuluki Minions menyebut, keberhasilan mereka mempersembahkan emas kedua dari bulu tangkis pada Asian Games 2018 dipengaruhi oleh faktor keberuntungan.

“Pada gim ketiga babak final ini, kami sempat tertinggal cukup jauh. Sempat merasa hopeless. Tetapi, kami memperoleh keberuntungan pada poin-poin terakhir,” kata Marcus usai mempersembahkan medali emas di Istora Senayan, Selasa.

Pada babak final ganda putra bulu tangkis, Minions harus berjuang selama 51 menit sebelum menghentikan perlawanan dari rekan senegaranya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto da

lam tiga gim 13-21, 21-18, 24-22.Pada gim pertama, Minions justru terlihat tidak bisa mengembangkan permainan, bahkan tidak pernah unggul sekalipun dalam pengumpulan poin sejak awal hingga akhir pertandingan.

Kondisi hampir serupa terjadi di awal gim kedua, namun berkat segudang pengalaman bermain yang dimiliki, Minions mampu menyamakan kedudukan 9-9 dan memperoleh momentum untuk membalik keadaan saat unggul 10-9.

Sejak saat itu, Fajar/Rian justru tidak mampu bangkit dari tekanan dan terus tertinggal dalam pengumpulan poin sehingga gim penentuan pun terpaksa dipertandingkan.

Pada gim ketiga, Minions sudah mampu unggul hingga 8-3. Namun, kegigihan Fajar/Rian yang kini berada di peringkat sembilan dunia mampu menyamakan kedudukan hingga 8-8, bahkan sempat unggul hingga 16-12.

“Saat kedudukan tertinggal itu, kami seperti mendapat mukjizat untuk memperoleh poin menjelang akhir pertandingan. Padahal, Fajar dan Rian bermain sangat luar biasa. Mereka bermain jauh di luar perkiraan kami,” kata Kevin.

Meskipun harus puas dengan medali perak, namun Fajar dan Rian mengatakan tetap bersyukur karena sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan perlawanan terbaik.

“Hanya saja, memang belum rejekinya untuk meraih emas,” kata Fajar.

Fajar mengatakan, ia dan Rian sempat merasa tegang saat harus berhadapan dengan Marcus/Kevin di babak final, apalagi pada pertemuan sebelumnya mereka kalah dengan angka cukup telak.

“Kami bersyukur bisa melangkah ke final. Memang bukan rejekinya. Ke depan, harus bisa bermain lebih tenang dan percaya diri,” katanya. 

Sementara itu, medali perunggu untuk ganda putra menjadi hak dari Lee Jhe Huei/Lee Yang dari Chinese Taipei dan Li Jun Hui/Liu Yu Chen dari China.

Baca juga: Pasangan "Minions" persembahkan emas bulu tangkis

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018