Cibinong, Jawa Barat (ANTARA News) - Pelatih tim U-23 Vietnam Park Hang Seo menyebut para pemainnya gugup ketika kalah 1-3 dari Korea Selatan di semifinal Asian Games 2018, Rabu, terutama di babak pertama. 

"Itulah mengapa saat jeda saya katakan kepada pemain agar tampil lebih percaya diri," ujar Park usai laga timnya kontra tim U-23 Korsel yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Rabu. 

Pelatih asal Korea Selatan itu melanjutkan, rasa gugup para pemainnya berujung pada gol cepat gelandang Korsel Lee Seungwoo yang terjadi saat laga baru berjalan tujuh menit. 

Vietnam bahkan semakin tertinggal usai Hwang Ui Jo kembali membobol gawang Vietnam di menit ke-28 yang membuat paruh pertama Vietnam tertinggal 0-2. 

Di babak kedua, Vietnam bermain lebih baik dan menorehkan satu gol meski pada akhirnya harus takluk 1-3.

"Saya rasa kami terlalu banyak kebobolan. Saya berharap pemain bisa memetik pelajaran dari pertandingan menghadapi tim kuat seperti Korea Selatan," tutur Park. 

Sementara pencetak satu-satunya gol untuk Vietnam ke gawang Korea Selatan Tranh Minh Vuong mengaku laga melawan Korea Selatan berjalan sulit bagi dirinya dan rekan.

Hal itu, kata dia, tak lepas dari kualitas para pemain Korea Selatan yang lebih baik dibandingkan skuatnya. 

"Mereka punya pemain berlevel dunia seperti Son Heung Min," ujar Minh Vuong. 

Tim sepak bola putra U-23 Korea Selatan berhasil melaju ke final Asian Games 2018 usai menaklukkan Vietnam dengan skor 3-1 pada babak semifinal yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Rabu. 

Ketiga gol Korsel dicetak oleh gelandang Lee Seungwoo di menit ketujuh dan ke-55, serta penyerang Hwang Ui Jo di menit ke-28. Sementara gol Vietnam diciptakan oleh gelandang Tran Minh Vuong (70').

Nantinya di final Asian Games 2018 yang digelar pada Sabtu (1/9), Korsel akan menghadapi pemenang dari laga lainnya di semifinal yaitu Jepang atau Uni Emirat Arab.

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018