Jakarta (ANTARA News) - Hong Kong dan Pakistan berhasil mengamankan tiket semifinal pada nomor beregu putra, setelah menyelesaikan lima pertandingan babak penyisihan dan keluar sebagai juara dan peringkat kedua grup Pool A. 

Hong Kong dan Pakistan akan berhadapan dengan dua wakil dari grup Pool B, India dan Malaysia pada babak semifinal yang berlangsung di Stadion Squash, Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis. 

Regu putra Hong Kong yang diperkuat satu atlet senior, dan tiga pemain mudanya mampu unggul dengan tidak pernah kalah dari Pakistan, Jepang, Korea Selatan, Filipina dan Nepal sepanjang bertanding di babak penyisihan. 

Bahkan, Hong Kong pun mampu menang mudah di tiap pertandingan dengan tidak pernah memberikan kesempatan bagi lawan untuk memperoleh poin.

Di seluruh pertandingan babak penyisihan grup, empat atlet Hong Kong, Au Chun Ming (Leo Au), Lee Ho Yin (Max Lee), Yip Tsz Fung, Leung Chi Hin Henry mampu menundukkan lawan dengan skor sempurna 3-0 di tiap pertandingan.

Catatan sempurna Hong Kong agaknya dapat dimaklumi mengingat dua pemainnya, Leo Au dan Max Lee merupakan peraih medali emas dan perak pada nomor pertandingan tunggal putra Asian Games 2018. 

Sementara itu, Pakistan menjadi negara yang memberi kejutan dengan ikut lolos ke babak semifinal, mengingat pada nomor tunggal putra, dua pemain unggulannya, Tayyib Aslam dan Muhammad Asim Khan hanya mampu tembus hingga babak penyisihan 16 besar.

Dalam laga terakhir babak penyisihan grup Pool A, Pakistan kembali menambah satu poin setelah menang 3-0 dari Korea Selatan. 

Dengan demikian, Pakistan pun berhasil mengamankan tiket semifinal setelah kokoh menjadi urutan kedua grup Pool A, dengan catatan empat kali menang dan satu kali kalah saat berhadapan dengan Hong Kong. 

Sementara itu, tim putra Squash Indonesia yang diperkuat tiga pemain muda, Muhammad Nur Tastaftyan, Satria Bagus Laksana, Agung Wilant, serta satu atlet senior Andi Hasanuddin masih berbagi dua peringkat terbawah pada klasemen Pool B dengan Thailand.

Indonesia dan Thailand tidak pernah menang selama empat kali bertanding pada babak penyisihan. 

Walau begitu, tim putra Indonesia masih punya satu kesempatan untuk memperoleh satu poin dan memastikan dirinya tidak menempati posisi terbawah dengan menang dari Thailand pada laga terakhir babak penyisihan grup di Stadion Squash, Kompleks Olahraga GBK, Kamis.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018