Jakarta (ANTARA News) - Tim nasional Squash India membalas kekalahannya di nomor tunggal putri dengan menundukkan dua pemain Malaysia 2-0 pada babak semifinal beregu di Stadion Squash, Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat.

Regu putri Malaysia yang mulanya diprediksi akan melaju sampai babak final, ternyata harus tunduk dari dua semifinalis tunggal putri, Dipika Pallikal Karthik dan Joshna Chinappa. 

Atlet unggulan Malaysia, Nicol Ann David yang memiliki peringkat dunia teratas dari pemain Asia lainnya bersaing sengit dengan atlet senior India Joshana Chinappa pada pertandingan lima set yang berlangsung hingga 66 menit. 

Akan tetapi, Nicol yang telah meraih medali emas pada nomor tunggal putri harus tunduk 3-2 dari pemain unggulan India Joshna dengan skor akhir 3-2 (10-12, 9-11, 11-6, 12-10, 9-11).

Di atas kertas, kemenangan Joshna mungkin menjadi kejutan, mengingat Nicol saat ini bertengger di peringkat kesembilan dunia versi PSA (Asosiasi Pemain Squash Profesional), sementara Joshna berada jauh di urutan ke-16.

Baca juga: Malaysia, India dan Hong Kong amankan posisi semifinal cabang squash

Akan tetapi, Joshna yang mulai masuk daftar peringkat dunia sejak 2003 ternyata dapat menang tipis pada dua set pertama dari pemain unggulan Malaysia itu. 

Selepas kecolongan dua set pertama, Nicol tampak lebih fokus dan tenang pada set ketiga. Ia kembali dapat menguasai permainan dengan mengajak Joshna bermain reli-reli panjang. 

Joshna yang telah bertanding sengit sejak set pertama dan kedua, tampak kewalahan pada set ketiga. Banyak kesalahan sendiri yang ia buat, sehingga jadi kesempatan bagi Nicol untuk mendulang poin dan menyelesaikan permainan pada menit ketujuh. 

Akan tetapi masuk ke set keempat, Joshna mampu mengimbangi ritme permainan Nicol yang kerap memainkan bola-bola cepat. 

Dua pemain senior itu sempat saling susul-menyusul skor dan imbang pada skor 10-10.

Namun, Nicol yang telah meraih lima emas Asian Games untuk cabang olahraga Squash, pun dapat menyelesaikan permainan lebih dulu pada menit ke-15.

Baca juga: Malaysia tajamkan dominasi di tunggal putri

Selepas bermain imbang hingga set keempat, Joshna dan Nicol kembali bersaing sengit untuk memperebutkan poin pertama masuk babak final. 

Sebagaimana gaya permainan atlet India lainnya, Joshna banyak memainkan reli-reli panjang pada set kelima, hingga membuat Nicol tampak kewalahan setelah unggul pada set ketiga dan keempat.

Kondisi Nicol yang terlihat kurang fit pun dimanfaatkan dengan baik oleh Joshna yang tidak menyurutkan semangatnya untuk unggul pada set kelima. 

Alhasil, Joshna pun dapat membalas kekalahan India dari Malaysia di nomor tunggal putri dengan membekuk Nicol 11-9 pada set terakhir laga perdana babak semifinal. 

Kemenangan Joshna menjadi amunisi bagi Dipika untuk memastikan posisi India di babak final. 

Dalam laga kedua melawan Malaysia, pemain muda India Dipika Pallikal Karthik mampu menang mudah dari Low Wee Wern dengan skor akhir 3-0 (11-2, 11-9, 11-7). 

Di atas kertas, Dipika memang telah unggul jauh dari Low, pemain muda Malaysia yang absen dari laga tunggal putri. 

Baca juga: Malaysia amankan emas dan perak cabang squash di tunggal putri

Berbeda dari Low yang berada pada urutan ke-70 dunia versi PSA, Dipika saat ini bertengger di peringkat ke-19 dunia. 

Catatan di atas kertas itu ternyata konsisten dengan hasil di lapangan, Dipika mampu unggul dalam pertandingan tiga set yang selesai dalam waktu relatif singkat 25 menit.

Dalam laga semifinal, atlet Malaysia yang sempat meraih medali perak pada nomor tunggal putri, Sivasangari Subramaniam pun tidak diturunkan untuk melawan Sunayna Kuruvilla, mengingat regu putri India berhasil mengamankan dua angka pertama dari Malaysia.

Selepas menang dari India, regu putri India akan berhadapan dengan Hong Kong pada babak final yang akan berlangsung di Lapangan Utama, Stadion Squash, Kompleks Olahraga GBK, Jakarta, Sabtu.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018