Jakarta (ANTARA News) - Target tim bola voli China untuk meraih emas  pada cabang voli putri di Asian Games 2018, tinggal selangkah lagi setelah mengalahkan Jepang pada babak semifinal di arena voli di Lapangan tenis indoor Gelora Bung Karno, Jumat dengan 3 set.

Saling kejar-kejaran skor sudah terjadi sejak awal set pertama, kedua tim saling melancarkan smes  beragam untuk membaca kelemahan lawan. Hingga sepuluh menit pertama Jepang berusaha memimpin raihan angka yang terus dikejar Ting Zhu dan kawan-kawan melalui smes cepat dan tajam.

Berbagai upaya dilakukan anak asuh Kumi Nakada untuk menaklukan Tim China yang saling kejar-kejaran skor hingga menit kedua puluh skor sementara 15-15. Setelah time out kedua, Jepang melewati China dengan skor 18-15 hasil smes tajam Miyu Nagaoka.

Untuk menganjal upaya China mengejar angka pelatih Jepang Kumi Nakada melakukan pengantian dua pemain sekaligus dibagian depan, namun lagi-lagi China mengimbangi skor menjadi 22-22, hingga akhirnya China membuktikan keunggulannya dengan skor akhir 25-22.

China mengembangkan permainan pada set kedua dengan melakukan beberapa kali blok yang menghasilkan angka dan smes tajam ke kubu Jepang, hingga time out pertama China memimpin skor 8-4. Zhu Ting dan kawan-kawan terus memperjauh jarak melalui blok dan smes tajam yang membuat Jepang kewalahan sehingga kembali mengajukan time out dengan skor 18-8.

Permainan set kedua yang berlangsung sengit, membuat Jepang berjuang mati-matian tanpa kapten tim Nana Iwasaka yang belum dimasukan pelatih hingga set kedua. China terus melakukan pola bertahan Dan sesekali menyerang itu, menutup set kedua dengan skor 25-10.

Ribuan penonton yang memadati arena voli, kembali disuguhi permainan cepat dengan smes tajam dari kedua kubu yang saling kejar-kejaran untuk meraih angka pada set ketiga, bahkan Jepang yang bersusah payah mengejar ketinggalan dan menyamakan skor 15-15 pada menit ke 30 set ketiga.

Saling kejar-kejaran angka kembali terjadi, sehingga kedua tim saling bertahan dan melancarkan smes tajam untuk saling meninggalkan.
Namun China kembali membuktikan dapat menahan beberapa kali smes tajam dari anak asuh Kumi Nakada, sehingga menghasilkan angka untuk mencatat skor sempurna menang 3 set dengan skor akhir 25-20, sehingga China melaju ke babak final melawan Thailand.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018