Jakarta, (ANTARA News) - Cinta dari sang istri memotivasi atlet para-atletik Indonesia Felipus Kolymau sehingga berhasil merebut medali perak di nomor lari 400 meter T20 putra Asian Para Games 2018, Selasa. 

"Istri selalu mendukung saya. Dia yang membuat saya percaya diri," ujar Felipus usai bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

Felipus menikah dengan istrinya Feby Priskila Fransiepl pada tahun 2017 setelah mereka bertemu di pemusatan latihan nasional (pelatnas), Solo, Jawa Tengah. 

Keberadaan Feby, yang juga atlet nasional para-atletik nomor lari, diakui Felipus memberikannya kenyamanan selama berlatih di pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Solo, Jawa Tengah. 

Bahkan ketika Feby tidak masuk pelatnas untuk Asian Para Games 2018, pemuda asal Nusa Tenggara Timur tersebut sengaja menyewa kamar kos untuk tinggal bersama istrinya. Itu yang membuat dia terpisah dari rekan-rekannya. 

"Saya terbiasa berlatih bersama istri. Jadi ketika dia tidak ikut pelatnas Asian Para Games 2018, saya kurang nyaman berlatih," tutur Felipus.

Pemuda berusia 23 tahun itu mengakui, ketidaknyamanan  mempengaruhi performanya di lapangan. 

Hal tersebut membuatnya gagal menyamai catatan waktu terbaiknya 49,57 detik yang ditorehkan saat dia meraih medali emas di ASEAN Para Games tahun 2015, Singapura. 

"Saya agak kecewa karena catatan waktu saya menurun. Saya minta maaf kepada semuanya, terutama istri, karena belum bisa memberikan yang terbaik," tutur Felipus, yang di Asian Para Games 2018 menyiapkan baju khusus bergambar dirinya dan istri ketika menjadi pengantin serta bertuliskan 'Papa Sayang Mama Sayang Selamanya' untuk menunjukkan rasa sayangnya kepada sang pendamping hidup.

Felipus Kolymau berhasil menambah pundi-pundi medali  Asia Para Games 2018 untuk Indonesia setelah merebut medali perak di nomor lari 400 meter T20 putra dengan catatan waktu 50,28 detik. 

Di nomor ini, atlet Malaysia Nasharuddin menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 49,32 detik dan perunggu didapatkan pelari lainnya dari Indonesia Endi Nurdin Tine dengan waktu 50,62 detik. 

Pencapaian Felipus membuat para-atletik Indonesia di hari Selasa (9/10) sampai pukul 12.00 WIB sudah menyumbangkan dua medali perak dan dua medali perunggu. 

Selain Felipus, medali perak diraih oleh Rizal Bagus Saktiyono. Adapun perunggu didapatkan oleh Endi Nurdin Tine serta Elvin Elhudia Sesa di nomor lari 400 meter T20 putri.

Kontingen Indonesia sudah mendapatkan lima medali emas Asian Para Games 2018 hingga Selasa (9/10) pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Eko Persembahkan Perak di Para-Atletik Internasional Pertamanya
Baca juga: Sapto sumbang emas ketiga Indonesia dari para-atletik
Baca juga: Pelatih: Perolehan medali para-atletik membanggakan sekaligus mengejutkan

 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018