Jakarta (ANTARA News) - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) meminta kepada seluruh masyarakat agar ikut berpartisipasi memeriahkan kegiatan kirab obor Asian Games 2018 di wilayah DKI Jakarta.

"Kota Jakarta akan menjadi persinggahan terakhir api Asian Games. Ini akan menjadi momen bersejarah. Saya minta kesediaan dan partisipasi dari seluruh warga untuk memeriahkan acara itu," kata Deputi II bidang Administrasi Pertandingan INASGOC Francis Wanandi di JCC Senayan, Jakarta, Selasa.

Kegiatan kirab obor di Jakarta akan dimulai pada Rabu (15/8) di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Pada Kamis (16/8), obor akan mengelilingi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Kemudian, pada Jumat (17/8), kegiatan kirab obor berlanjut di wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, lalu dibawa ke Monas dan Istana Negara.

"Pada Sabtu (18/8), obor Asian Games 2018 akan diarak bersama-sama, mulai dari Monas hingga ke Pintu 10 Gelora Bung Karno di Senayan," ujar Francis.

Dia menuturkan kirab obor pada Sabtu (18/8) ditandai dengan pencapaian total jarak 18 kilometer, di bulan 8 oleh 2.018 pelari. Kirab obor pada hari itu akan menjadi rute terpanjang, yakni mulai dari Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman dan melewati Gedung MPR/DPR.

"Kegiatan kirab obor di wilayah DKI Jakarta akan diramaikan oleh deretan tokoh masyarakat, atlet legendaris, public figure, kepolisian, TNI serta pejabat pemerintahan," tutur Francis.

Dia mengungkapkan beberapa atlet legendaris yang akan memeriahkan kegiatan kirab obor di Jakarta, antara lain mantan pebulu tangkis Rudi Hartono, Icuk Sugiarto dan Ricky Subagdja, serta mantan petinju Syamsul Anwar Harahap.

Selain itu, dia menambahkan kegiatan kirab obor tersebut juga akan disemarakkan oleh penampilan dari musisi asal Korea Selatan, yaitu SE7EN dan KSTAR.

"Kirab obor Asian Games adalah pesta rakyat, pesta kita semua. Kami memohon pengertian dari seluruh warga sekaligus dukungannya untuk menyukseskan kegiatan tersebut," tambah Francis.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018