Medan (ANTARA News) - Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Medan memberikan apresiasi atas keberhasilan Lindswell Kwok dan Jintar Simanjuntak yang berhasil meraih medali emas dan perunggu di Asian Games (AG) 2018 Jakarta-Palembang.

Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani di Medan, Sumatera Utara, Minggu, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi sukses Lindswell Kwok dan Jintar Simanjuntak yang merupakan atlet asal Kota Medan dengan keberhasilan merebut medali di ajang Asian Games 2018.

Lindswell berhasil meraih emas dari cabang olahraga wushu dan Jintar Simanjuntak meraih perunggu dari karate.

 Ia berharap, sukses Lindswell dan Jintar selanjutnya bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet Medan yang tampil di ajang Porprov Sumut yang digelar November 2018, sehingga Medan bisa kembali mempertahankan gelar juara umum Porprov dengan mendominasi semua 14 cabang olahraga.

"Medan tentu bangga dan mengapresiasi sukses dua atlet Sumut yang telah berkontribusi bagi kontingen Merah Putih dengan menyumbangkan satu medali emas dan satu perunggu di Asian Games 2018," katanya.

Kegembiraan tersebut, lanjut dia, sangat dirasakan mengingat keduanya merupakan atlet binaan KONI Medan yang diharapkan dapat memotivasi bagi atlet-atlet junior lainnya.

"Kedua atlet Sumut yang menyumbang medali di Asian Games 2018 merupakan atlet asal Medan. Dan kita bangga telah berkontribusi atas raihan medali di ajang multi pesta olahraga se Asia ini," katanya.

 Eddy Sibarani seterusnya ingin para atlet Medan dapat mencontoh perjuangan keduanya dalam meniti prestasi hingga sampai ke puncak dengan merebut medali di ajang Asian Games.

Semangat dan motivasi keduanya patus dicontoh bagi atlet lainnya, karena Linsdwell dan Jintar telah memperlihatkan bahwa untuk menuju puncak prestasi dibutuhkan proses dan waktu yang panjang.

"Lindswel mampu mempertahankan kondisi puncak di dua Asian Games, setelah pada 2014 di Incheon Korsel merebut medali perak. Dan dia bahkan harus melewati tiga gelaran Asian Games (sejak 2010), untuk bisa menjadi yang terbaik di Asia," terang Eddy Sibarani.

Karena itu, Eddy berharap ada Lindswell Lindswell lain atau Jintar lain yang bisa lahir dari ajang Porprovsu.

 "Atlet-atlet Medan yang ingin mengikuti jejak keduanya di pentas internasional, harus memulai dari arena Porprovsu pada November nanti. Setelah terpilih menjadi atlet Sumut PON 2020 di Papua, baru terbuka jalan untuk masuk menjadi kontingen Merah Putih di ajang multi event internasional," katanya.

Ia selanjutnya menyebut bonus atas prestasi untuk Lidswell dan Jintar tentu sudah disiapkan KONI bersama Pemkot Medan.

"Penyerahan bonus untuk keduanya akan diserahkan usai Porporvsu 2018. Bersamaan dengan bonus untuk atlet-atlet Medan yang meraih medali di Porprovsu 2018," katanya.

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018