Jakarta (ANTARA News) - Pebasket Korea Selatan yang membela tim Korea gabungan dalam Asian Games 2018, Kim Han-byul, mengungkapkan bahwa di timnya saat ini tidak ada dikotomi Utara maupun Selatan, terlebih ketika sudah berlaga di atas lapangan.

Hal itu disampaikan Han-byul usai Korea mengalahkan India 104-54 di laga lanjutan penyisihan Grup X bola basket putri Asian Games 2018 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin.

"Kami mengenakan seragan yang sama, kami berada di tim yang sama," kata Han-byul.

"Tak penting apakah kami berasal dari  Korea Selatan atau Korea Utara, kami Korea. Kami akan bermain sebagai satu tim yang sama," ujarnya menambahkan.

Bola basket putri menjadi satu dari tiga cabang olehraga yang diikuti kontingen Korea Selatan dan Korea Utara sebagai satu tim bersama-sama, selain perahu naga dan dayung.

Saat mengalahkan India, Korea tampil disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat dari Korsel dan Korut, termasuk Perdana Menteri Korea Selatan Lee Nak-yeon dan Menteri Olahraga Korut Kim Il-guk.

Kedua pejabat negara itu juga sempat menghadiri upacara pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu (18/8) petang lalu.

Baca juga: Disaksikan pejabat Utara-Selatan, Korea gilas India 104-54

Baca juga: Lewat "overtime", Chinese Taipei bekuk Korea 87-85


Han-byul secara pribadi mengaku berharap bergabungnya kedua negara sebagai satu tim di sejumlah cabang olahraga di Asian Games 2018 bisa menjadi permulaan menuju keadaan yang lebih baik di negara Asia Timur itu.

Meski demikian, ketimbang membicarakan hal-hal berat, Han-byul lebih tertarik untuk memaparkan harapan yang diembannya bersama rekan-rekannya untuk meraih medali emas bola basket putri Asian Games 2018.

"Kami akan berusaha keras untuk itu," katanya mantap.

Menurut Han-byul ia dan rekan-rekannya akan berusaha untuk tidak terlalu mengkhawatirkan lawan mereka, tetapi berkonsentrasi untuk mengoptimalkan permainan tim sendiri.

"Semua lawan adalah lawan yang berat, kami harus menghadapi setiap pertandingan dengan serius dan memastikan, tidak terlalu mengkhawatirkan lawan tetapi fokus mengoptimalkan permainan tim sendiri," pungkasnya.

Korea saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup X dengan raihan lima poin dan selisih skor total surplus 116 poin.

Han-byul dkk sudah mengantongi dua kemenangan dan menelan satu kekalahan serta akan melakoni laga pamungkas melawan Kazakhstan pada Selasa (21/8).

Baca juga: Basket putri ikuti jejak putra, takluk di tangan Korea

Baca juga: Saat suporter tuan rumah kalah riuh dari Korea

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018